disiplin itu penting!
NAMA : ARISKA
NIM : 1811111120006
KELOMPOK : NERVUS OKULOMOTOR
NIM : 1811111120006
KELOMPOK : NERVUS OKULOMOTOR
Sudah
dua minggu LKMM-TD kami lewati, sangat banyak kesan yang saya dapat dan
pengalaman yang saya ambil. Disini saya akan sedikit berbagi cerita tentang
kegiatan yang sudah berlangsung dan pengalaman yang saya dapat. Pada saat
minggu pertama LKMM-TD berlangsung, kami menggunakan baju bebas pantas FKG,
memakai almamater, name tag, serta sepatu yang dominan hitam, kami berhadir
kekampus jam delapan pagi , setengah jam sebelum acara di mulai saya sudah ada
di kampus. Pada saat itu waktu tinggal sepuluh menit lagi dan acara akan segera
dimulai, entah kenapa saya baru menyadari bahwa saya menggunakan sepatu putih.
Saya benar-benar lupa dan tidak menyadari bahwa saya dari kos itu menggunakan
sepatu putih, saya sangat kaget dan panik sekali, saya bingung harus bagaimana.
Saya tanyakan kepada teman-teman yang kos nya dekat dari kampus mungkin saja
mereka punya sepatu hitam yang lebih, karena kalau saya harus balik ke kos saya
itu terlalu jauh dan tidak sempat lagi waktunya, namun ternyata teman-teman
tidak mempunyai sepatu hitam yang lebih.
Saya berpikir bagaimana caranya agar saya tidak di marahi dan angkatan juga tidak terkena dampak dari kesalahan saya. Sempat saya berpikir untuk membeli sepatu hitam, namun tidak ada toko sepatu yang dekat dari kampus. Akhirnya teman-teman menyarankan sepatu putih saya itu di kasih isolasi hitam/lakban itam agar tertutup warna putihnya. Saya dan Atika pun bergegas pergi ke Alfamart yang ada di depan kampus untuk membeli lakban hitam, sesampai kami di Alfamart ternyata lakban hitam tidak ada. Saya melihat Mba kasir yang di Alfamart itu memakai sepatu hitam dan saya minta tolong untuk kami tukaran sepatu, ternyata Mba nya bilang gak bisa karena dia memang di haruskan oleh petugas menggunakan sepatu hitam. Keputusan terakhir yang saya ambil adalah, saya akan menghitami sepatu saya dengan spidol dan saya membeli spidol hitam di Alfamart tersebut dan cepat-cepat kembali kekampus. Akhirnya saya menghitamkan sepatu saya menggunakan spidol, juga di bantu teman-teman yang lain untuk mengerjakannya dengan waktu yang tertinggal sekitar tiga menit dan akhirnya hari itu saya selamat begitu juga angatan kami tidak dimarahi.
Saya berpikir bagaimana caranya agar saya tidak di marahi dan angkatan juga tidak terkena dampak dari kesalahan saya. Sempat saya berpikir untuk membeli sepatu hitam, namun tidak ada toko sepatu yang dekat dari kampus. Akhirnya teman-teman menyarankan sepatu putih saya itu di kasih isolasi hitam/lakban itam agar tertutup warna putihnya. Saya dan Atika pun bergegas pergi ke Alfamart yang ada di depan kampus untuk membeli lakban hitam, sesampai kami di Alfamart ternyata lakban hitam tidak ada. Saya melihat Mba kasir yang di Alfamart itu memakai sepatu hitam dan saya minta tolong untuk kami tukaran sepatu, ternyata Mba nya bilang gak bisa karena dia memang di haruskan oleh petugas menggunakan sepatu hitam. Keputusan terakhir yang saya ambil adalah, saya akan menghitami sepatu saya dengan spidol dan saya membeli spidol hitam di Alfamart tersebut dan cepat-cepat kembali kekampus. Akhirnya saya menghitamkan sepatu saya menggunakan spidol, juga di bantu teman-teman yang lain untuk mengerjakannya dengan waktu yang tertinggal sekitar tiga menit dan akhirnya hari itu saya selamat begitu juga angatan kami tidak dimarahi.
Itulah
sekilas pengalaman yang saya dapat dari LKMM-TD di minggu pertama dan masih
banyak lagi pengalaman lainnya yang salah satu nya juga adalah tentang
pemberiam tugas yang di berikan oleh kakak panitia LKMM-TD, tugas yang mereka
berikan sangatlah banyak dan berat menurut kami, namun di balik semua itu
mereka secara tidak langsung mengajarkan dan membekali kami untuk perkuliahan
selanjutnya yang mana menjadi seorang Mahasiswa FKG itu harus siap dengan
berbagai macam tugas dan berbagai kesulitan dalam mengerjakan tugas. Saat ini
mengerjakan tugas LKMM-TD membuat kami bergadang dan kadang tidak tidur, begitu
pun untuk perkuliahan selanjutnya kami akan di hadapi dengan yang lebih sulit
dari LKMM-TD ini, yang mana mental dan fisik harus terbentuk dengan baik. Dapat
mamanajemen waktu dengan baik itu juga salah satu kunci utamanya, karena
sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi kita harus bisa mengatur waktu
dengan sebaik mungkin agar tidak keteteran dalam hal tugas maupun yang lainnya.
Kita juga diajarkan untuk saling bantu dan membentuk rasa kekeluargaan dengan
teman atau angkatan, bagaimana harus bersikap solidaritas dan kompak dalam satu
angkatan. Dimana tidak ada yang apatis dan ingin benar sendiri, selalu bekerja sama
dan mengemukakan pendapat. Masih banyak lagi pengalaman yang saya akan ceritakan nantinya.
Komentar
Posting Komentar