KEJUTAAAN YANG MENJENGKELKAN
NAMA : GITA PUSPA NINGRUM
NIM : 1811111220046
KELOMPOK : NERVUS OKULOMOTOR
Alohaaa!
Aku kembali. Apa kabar ? kuharap kalian
yang membaca tulisan ini juga baik-baik saja dan senantiasa berada dalam
perlindungan-Nya. Kali ini aku akan benar-benar mengutarakan isi hatiku yang
sebenarnya selama kegiatan LKMM-TD yang berlangsung selama satu bulan terakhir.
Sungguh warbyazah! Yang paling mengejutkan adalah minggu lalu dimana yang
biasanya kita hanya ada satu kali pertemuan LKMM tiap minggunya, menjadi dua kali pertemuan, kejutan yang sungguh
luar biasa mengagetkan. Bagaimana tidak, pertemuan LKMM-TD kali ini tidak
biasa, kami pulang kuliah sekitar pukul 15.30 WITA ada pengumuman bahwa
diadakan pertemuan LKMM mendadak dan harus sudah ada di kampus pukul . Bagaikan
petir disiang bolong L. Aku yang saat itu sedang mencuci baju
meninggalkan cucian bergegas sholat ashar dan pergi begitu saja sampai lupa
mengunci pintu kamar. Ini membuat kami semua shock kami kebingungan kalang kabut menghubungi teman-teman kami
yang masih ada dirumah maupun di jalan. Baru kali ini pertemuan LKMM membuatku
jengkel, padahal biasanya dimarahi seperti apapun aku tak pernah se-kesal ini
(maaf kak saya waktu itu memang benar-benar kesal ). Secara, aku sampai
berlari-larian dari kost ke kampus tanpa membawa kendaraan dikarenakan takut
jika waktunya tak sampai, dan setelah itu masih harus naik tangga ke lantai 3. Memang
hal dilakukan bukan tanpa esensi. Itu dilakukan untuk melatih dan mempersiapkan
diri menghadapi dokter maupun dosen yang meminta pertemuan mendadak. Padahal hal
tersebut tenu saja sangat membahayakan mahasiswa, karena mereka pasti akan
kebut-kebutan dijalan demi mencapai tujuan tepat waktu, belum lagi yang sedang
tidak memegang HP atau membaca jarkom. Alhasil, banyak dari kami yang
terlambat. Rata-rata yang terlambat adalah yan rumahnya jauh atau yang memang
sedang tidak memegang HP. Parahnya ada beberapa anggota kelompokku yan tidak
bisa dihubungi, disitu kami panic karena anggota kelompok kami menjadi tak
lengkap. Apalagi para panitia dengan wajah-wajah yang mengisyaratkan bahwa kami
akan habis kali ini. Benar saja dugaamku, kami dimarahi habis-habisan seperti
biasa, dengan cara yang sama, nada yang sama. Sampai pada puncaknya kami harus
mengganti koti yang seharusnya tak terjadi. Memang kami banyak salah, dan
panitia memberikan beberapa pilihan konsekuensi, antara lain tidak lulus LKMM,
di LKMM 3 angkatan, mengulang LKMM blok depan, atau LKMM diperpanjang . Dalam kegiatan
LKMM ini memang ada beberapa goals yang harus dicapai oleh para peserta, dan
apabila dari goals-goals yang diharapkan tidak sesuai, maka mereka akan
mengambil jalan terakhir yaitu mengulang LKMM, tidak lulus atau di LKMM 3
angkatan, ketiga konsekuensi itu adalah yang paling berat dan berusaha sebisa
mungkin dihindari. Entah mengapa, pertemuan LKMM sore itu sangat berkesan dan
menjadi pengalaman yang tak akan ku lupakan dari rangkaian LKMM-TD, sungguh
nantinya masa-masa ini akan ku rindukan suatu hari nanti.
Komentar
Posting Komentar