Maaf, aku mengeluh kali ini.


NAMA            : GITA PUSPA NINGRUM

NIM                : 1811111220046
KELOMPOK : NERVUS OKULOMOTOR 



Jujur saat ini adalah fase LKMM yang paling melelahkan. SALAM KENAL, salah satu rangkaian kegiatan LKMM dimana kita harus melakukan salam kenal serta mendapatkan tanda tangan kakak tingkat, dosen, dokter, serta seluaruh keluarga besar FKG. Senangnya adalah kita bisa mengenal kakak tingkat lebih dekat, sebagai seorang maba yang berasal dari luar pulau, sebelumnya aku tidak mengenal satu kakak tingkatpun. Berkat adanya salam kenal ini, aku mulai kenal dengan kakak tingkat. Bayangkan saja, sebelumnya aku merasa benar-benar sendiri. Dimana saat teman-temanku bisa meminta tolong kakak tingkat yang satu daerah dengannya, sedangkan aku tak mempunyai kakak tingkat disini, lalu aku harus minta tolong siapa? Hal itu membuatku sempat agak minder.
Namun sesudah adanya salam kenal, semuanya berubah. Hal yang paling melelahkan adalah dimana kita dituntut untuk berkenalan dengan kakak tingkat dalam waktu yang sudah ditentukan. Kami harus mencari kakak tingkat yang bisa diajak salam kenal, berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, belum lagi antrian yang panjang serta wejangan kakak tingkat yang memakan waktu tak sedikit. Belum lagi ada syarat aneh dari beberapa kakak tingkat yang iseng, seperti disuruh meyanyi, berfoto, mengaji, mem-follow instagram, seberapa greget lo dan banyak lainnya. Jujur saja itu sangat melelahkan. Rela berangkat kekampus setiap hari padahal harusnya hari itu libur, berangkat pagi-pagi karena menyesuaikan dengan jadwal dengan kakak tingkat, belum lagi berurusan dengan kakak tingkat yang sudah dicari dan dihubungi. Saat menegangkan adalah ketika kamu dikerubungi sekelompok kakak tingkat dan ditanyai berbagai hal, rasanya jantung mau copot, otak tidak dapat berpikir lagi, semua yang ada dipikiran hilang saking groginya.
Belum lagi saat itu masih dalam masa kewirausahaan, jadi pikiran kami entah terbelah menjadi berapa, memikirkan salam kenal, menjadi pj kakak tingkat, memikirkan jualan L. Memang aku ini orangnya agak sedikit atau bahkan mungkin lebay. Jujur saja saat salam kenal selama 3 minggu kemarin, semua badan terasa pegal-pegal, hampir tiap malam menempel koyo dikaki bahkan mandi dengan cream yang digunakan untuk meringankan pegal-pegal wkwkwk. Lupa makan, lupa waktu sholat, kadang sering tak sadar tiba-tiba sudah sore sedangkan belum sholat dzuhur. Akhirnya kami lari-larian ke musholla mengejar waktu sholat. Entah ini perasaanku saja atau bagaimana, waktu terasa begitu cepat ketika sedang melakukan salam kenal. Tiba-tiba sudah setengah 6 sore.
Memang masih banyak kesalahan dari angkatanku, karena kali ini kesalahannya memang mutlak dan tidak dapat dibela lagi. Kami adalah tukang nyampah. Memang ada beberapa orang yang masih tidak sadar dan membuang sampah sembarangan. Apatis, merasa bukan sampahnya lalu dibiarkan saja. Padahal itu dalah rumah kita, rumah yang seharusnya dijaga bukan malah dikotori. Memang benar apa yang dikatakan kakak tingkat, tujuan kami telah bergeser yang awalnya salam kenal menjadi meminta tanda tangan, bagaimana tidak, kami dikejar oleh waktu, sedangkan jumlah kakak tingkat tidak sedikit, kami dikejar target dan dihadapkan pada suatu konsekuensi apabila nantinya tak bisa melengkapi salam kenal kakak tingkat. Dan benar, hal itu terjadi, para tameng kami sudah tidak ada lagi, kini kita harus berjuang mati-matian sendiri. Kali ini apabila kita melakukan kesalahan , maka diri kita sendiri yang tidak lulus, dan bukan mereka yang menjadi jaminan lagi, karena para jaminan telah lepas tangan, jadi kali ini kami akan diserang per individu.
            Banyak hal-hal yang terjadi akhir-akhir ini, jika diceritakan, mungkin akan menjadi beberapa chapter yang panjang mengalahkan tukang bubur naik haji, mulai dari perseteruan kakak tingkat dengan salah satu teman kami, etika yang masih bobrok dan banyak drama korea seru lainnya.(hehe bercanda :v). intinya seburuk apapun keadaan saat itu, selelah apapun itu, berusahalah untuk tetap menjalaninya dengan senang hati. Intinya ikuti saja alurnya. Tetap semangaat!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nikmati Setiap Prosesnya

Kesusahan Akan Diakhiri dengan Kesenangan

Maaf, Saya Ingin Mengeluh Malam Ini