SALAM KENAL
NAMA :
NUR ATIKA
NIM :
1811111120012
KELOMPOK :
NERVUS OKULOMOTOR
Sejauh ini, telah banyak hal saya alami. LKMM-TD
mengantarkan saya pada masa kewirausahaan yang melelahkan, dilanjutkan dengan
salam kenal, baik kepada kakak-kakak tingkat, maupun dosen dan staff. Sangat
menyenangkan bertemu dengan banyak orang baru, walaupun demikian tentu kita
tidak mampu menghafal semuanya sekaligus. Salam kenal sangat berkesan bagi
saya. Saya menemui semua kakak tingkat tiga angkatan, sembari menghafalkan
wajahnya juga menanyakan kesibukannya seputar kuliah atau pengalaman LKMM-TD
mereka terdahulu. Tidak hanya itu, saya juga mendapat banyak motivasi dan
nasihat yang membangun. Tidak sedikit
kakak tingkat yang menyampaikan bahwa saya harus belajar lebih giat,
fokus pada tujuan awal, kuliah di fkg itu memang berat, harus menjadi versi
terbaik dari diri kita sendiri, banggakan orang tua, dan ceramah-ceramah
lainnya. Bertemu dengan kakak tingkat seperti itu, entah mengapa, memberi
suntikkan baru bagi saya. Saya semakin memupuk semangat lebih besar lagi untuk
belajar. Kalau kakak tingkat saja bisa,
maka mengapa saya tidak bisa? Sudah banyak kakak-kakak yang melalui tahap
yang sedang saya jalani saat ini dan mereka semua mampu melewatinya, maka tentu
saya juga mampu melewatinya.
Di samping motivasi hebat yang diberikan, saya
mengenal beberapa kakak tingkat yang sangat baik dan ramah. Berbagi pengalaman
dan bercerita memang hal yang tidak akan mengecewakan. Ada beberapa yang
terkena masalah selama salam kenal, namun di sini memang tahap kami harus
banyak belajar dan perlu memperbaiki diri. Ada saat dimana saya berkenalan
dengan seorang kakak tingkat, mungkin karena intonasi bicara saya yang memang
terkadang nyaring, sehingga kakak tersebut menegur saya agar lebih pelan dalam
berbicara. Saat itu saya langsung meminta maaf, karena memang saya biasa
berbicara seperti itu, pun kepada teman sebaya atau orang yang lebih tua. Bukan
maksud saya untuk menaikkan suara, tetapi memang suara saya yang sering kali berucap
keras. Pengalaman itu juga mengajarkan saya, bahwa saya mesti lebih bisa
menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang saya hadapi sekarang. Kebiasaan atau
cara bicara saya pada dasarnya adalah sesuatu yang sejak dulu tertanam dan
seperti itulah adanya saya. Akan tetapi setelah masuk fkg, melalui lingkungan
sosial dan para dokter yang akan saya temui setiap hari, saya dituntut agar
dapat mengubah diri. Beradaptasi bukanlah hal yang mudah, tetapi bukan berarti
tidak mungkin. Hal itu menjadi masukkan bagi saya ke depannya agar mampu
menyesuaikan diri dengan lingkungan di mana saya berada.
Etika dan tata krama benar-benar menjadi poin
penting yang sekarang harus saya terapkan seumur hidup. Bagaimana saya harus
bersikap terhadap teman sebaya, orang yang lebih tua, dokter, pasien, staff,
dan sebagainya. Ilmu tidak akan menjadi apa-apa, jika kita tidak memiliki etika
dan sopan santun yang baik terhadap orang lain.
Komentar
Posting Komentar